September 14, 2021
Warna Menteri
Warna mentari yang mulai menguning dan semburat jingga saat senja seperti menghipnotis siapapun yang memandangnya..
Jari
Ketika mulut tak mampu tuk berbicara, jari mewakili dengan deret kata. Itulah mengapa aku mencintai sastra. Tanpa perlu proses lama.
Langit
Pelukis langit lari terburu-buru, hingga dia lupa warna kuning dan biru. Pelukis langit lari terburu-buru, hingga yang ada hanya kelabu
Perayaan
Ia tak kadaluarsa seperti bunga dan coklat yg kau pegang..
Ia setia walau pada ketiadaan..
Ia jujur walau tersimpan jauh dalam perasaan.
Abimanyu (Partasuta)
..
Pagi Ini
Pagi ini.. aku menyesap kopi dalam-dalam
Dan pikiranku bertanya-tanya dalam diam
Kebencian apa yang mengetahui waktu-waktu silam ?
Hingga perlu menunggu setahun, hanya untuk berkata saling sayang ?
Perasaan
Perasaan itu dihimpun, bukan dihitung..
Ia tak terdefinisikan dengan rumus dan lama waktu yg terhubung
Ia hidup dalam jalan-jalan yang agung yg membuat dua jiwa saling merasa beruntung
Langganan:
Postingan (Atom)




