Mata Air Dari Timur
Nafas yang pertama adalah keyakinanmu,
Saat kau bisa merasakan itu maka menyelamlah
Pada samudera sajak yang berbauh mayat
Hinggah pulang butir padi dalam pelayaran.
Papa, kini hari berganti jadi semakin sulit
Karena kemapanan selalu dilihat dari seberapa besar gaji
Dari seberapa panjang gelar seperti yang disandang para priyai.
Maka simulasi laba laba coba kuikuti
Mencintai rumah dengan segenap sarang abadi.
Bersambung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar